Bau Mulut Saat Berpuasa?

Bau Mulut Saat Berpuasa

Bulan Ramadhan telah tiba. Sebagian dari kita berpuasa di bulan yang penuh Rahmat ini. Tentunya ketika berpuasa, kita tetap ingin memiliki nafas yang segar, walaupun terkadang kita merasa ada aroma yang “mengganggu”. Bagaimana sih menjaga nafas tetap segar di bulan penuh Rahmat? Berikut tips-tipsnya!

1. Menjaga kebersihan mulut selama bulan Ramadhan

Bau tak sedap dapat muncul akibat adanya sisa makanan pada rongga mulut, yang kemudian diproses oleh bakteri dan menghasilkan gas yang berbau. Sisa makanan dapat terjebak di sela-sela gigi geligi dan lidah. Oleh karena itu, sisa-sia makanan ini harus dibersihkan. Menyikat gigi dua kali sehari setelah sahur dan sebelum tidur, membersihkan lidah menggunakan sikat, dan membersihkan sela antar gigi dengan benang gigi dapat menghilangkan sisa-sisa makanan di dalam mulut.

2. Makan buah dan sayur yang cukup

Buah dan sayur mengandung banyak nutrisi, air, serta serat. Konsumsi buah dan sayur yang berserat dapat membantu membersihkan plak pada gigi. Kandungan tannin pada sayuran hijau dapat menghambat pembentukan lubang pada gigi. Selain itu, kandungan vitamin pada buah dan sayur dapat melindungi gusi dari kerusakan loh! Jangan lupa hindari makan makanan yang berbau tajam seperti bawang putih dan makanan yang pedas.

3. Minum air putih yang cukup dan kurangi minuman berkafein

Air liur sangat penting untuk membersihkan rongga mulut. Saat berpuasa terjadi pengurangan air liur yang diproduksi di rongga mulut. Demikian juga minuman berkafein yang dikonsumsi, mengurangi produksi air liur. Padahal air liur dapat berperan sebagai agen anti bakteri dan membersijkan sisa-sisa makanan. Karena itu, minum air putih yang cukup saat sahur dan berbuka serta mengurangi minum minuman berkafein sangat membantu!

4. Periksakan diri anda ke dokter atau dokter gigi!

Mungkin anda sudah memenuhi semua tips-tips yang diberikan sebelumnya. Namun kok bau tak sedap tetap ada? Jika anda mempunyai riwayat penyakit lambung, gangguan pernapasan, sedang mengkonsumsi obat tertentu, atau penyakit dalam lainnya, konsultasikan ke dokter anda. Atau mungkin ada karang gigi, peradangan gusi, gigi berlubang, atau infeksi di rongga mulut anda. Maka itu yuk periksa ke dokter gigi!

ditulis oleh : Bernard Kurniawan

Referensi:

1. Madhushankari GS, Yamunadevi A, Selvamani M, Mohan Kumar KP, Basandi PS. Halitosis – An overview: Part-I – Classification, etiology, and pathophysiology of halitosis. J Pharm Bioallied Sci. 2015;7
2. Barasch A & Gordon, S. Effects of Caffeine on Salivation. Oral Health Case Rep. 2016:2
3. Punitha VC, Amudhan A, Sivaprakasam P, Rathanaprabu V. Role of dietary habits and diet in caries occurrence and severity among urban adolescent school children. J Pharm Bioallied Sci. 2015;7(Suppl 1):S296–S300. doi:10.4103/0975-7406.155963
4. Eat Fruits and Veggies For A Healthy Smile. (2017, July 25). Retrieved May 21, 2019, from https://dentistry.uic.edu/patients/healthy-foods-fruits-veggies

Written by seputargigi

Leave a comment