Sakit gigi jangan sampai mengganggu momen silahturahmi

Sakit gigi sering sekali menjadi keluhan. Dari yang ringan, seperti ngilu hingga yang berat dan sakit berdenyut. Sering kali sakit gigi mengganggu aktivitas kita sehari-hari. Ketika gigi sakit, mood langsung berubah, mengganggu aktivitas dan menurunkan produktivitas kita. Terlebih lagi menjelang Hari Raya Lebaran, jangan sampai sakit gigi mengganggu silahturahmi. Mari kita bahas sakit gigi dan penyebab-penyebabnya.

Sakit gigi berasal dari gigi dan jaringan pendukungnya seperti gusi yang mengalami masalah. Seringkali, karakteristik dari rasa sakit setiap orang dan setiap kasus berbeda-beda. Ada yang ngilu, terasa sakit ketika makan, saat berbaring, sampai nyeri berdenyut. Ada yang ringan, tumpul hingga tajam. Ada yang terjadi pada saat tertentu dan terjadi terus menerus. Ada yang terjadi disertai pembengkakan dan ada yang tidak. Kali ini, pembahasan kita terbatas sampai sakit yang berasal dari gigi yang mengalami masalah, yang kebanyakan disebabkan karena gigi yang berlubang. Perbedaan rasa sakit yang ditimbulkan salah satunya tergantung keparahan lubang yang terjadi pada gigi.

Lubang gigi dapat menyebabkan sakit gigi

Ketika lubang pada gigi sudah mencapai dentin, sering terasa ngilu ketika minum dingin, minum minuman manis dan makan. Dentin yang terbuka meningkatkan sensitifitas gigi terhadap dingin, minuman manis dan makanan yang dikunyah. Jika dibiarkan, lubang pada gigi dapat terus membesar hingga racun dari kuman masuk ke pulpa gigi. Pada tahap ini, rasa sakit dan ngilu menjadi lebih parah dari sebelumnya. Sakit yang terjadi mungkin parah, sampai sakit berdenyut. Ini terjadi karena tubuh berusaha membuang racun dari kuman yang masuk ke pulpa gigi (yuk kenali bagian-bagian gigi di sini)

Sakit gigi sudah hilang, sudah selesaikah masalah gigi kita?

Jika dibiarkan, rasa sakit mungkin mereda. Tapi masalah belum selesai. Lubang pada gigi kemungkinan sudah meluas hingga pulpa gigi yang sudah tidak dilindungi dentin. Pada tahap ini, pulpa gigi mungkin sudah mati dan kuman serta racun yang dihasilkan menyebar hingga ke ujung akar gigi dan menyebabkan bengkak. Pada tahap ini, rasa sakit yang tajam mungkin timbul. Ketika makan, makanan yang masuk ke dalam lubang juga dapat menyebabkan sakit. Selain itu, rasa sakit juga dapat timbul karena tekanan saat mengunyah pada gigi

Yuk jaga kesehatan gigi untuk mencegah sakit gigi

Berbagai karakteristik sakit gigi yang terjadi bervariasi sesuai penyebab sakit dan keparahan yang terjadi. Minum obat Pereda rasa sakit dapat membantu mengurangi rasa sakit sementara. Namun akar masalahnya belum selesai. Ketika rasa sakit mereda, belum tentu penyebab sudah hilang. Yang terjadi mungkin penyakit, dalam hal ini lubang pada gigi semakin meluas. Karena itu, datanglah ke dokter gigi untuk memeriksakan gigimu yang sakit. Dokter gigi dapat mengidentifikasi apa sebenarnya penyebab sakit gigi yang kamu rasakan dan pengobatannya sebelum semakin parah. Selain itu jangan lupa untuk tetap menyikat gigi dua kali sehari yaaa!

 

Disadur dari:
Renton, Tara. “Dental (Odontogenic) Pain.” Reviews in pain vol. 5,1 (2011)

Written by seputargigi

Leave a comment